Pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Bidang Sains tingkat Kabupaten/Kota segera dibuka. Berdasarkan Petunjuk Teknis OMI 2026, pendaftaran dijadwalkan berlangsung mulai 27 Agustus hingga 2 September 2026 setelah proses seleksi di tingkat satuan pendidikan selesai dilaksanakan.
OMI 2026 diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat KSKK Madrasah sebagai bagian dari pembinaan talenta peserta didik di bidang sains dan riset. Pelaksanaannya mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6843 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026.
Bagi madrasah yang akan mengikutsertakan siswanya, penting untuk memahami siapa yang dapat didaftarkan, jumlah peserta setiap bidang, mekanisme pendaftaran, serta tahapan seleksi berikutnya.
Pendaftaran OMI 2026 Dibuka 27 Agustus
Sebelum memasuki tingkat kabupaten/kota, setiap satuan pendidikan terlebih dahulu melaksanakan proses pemilihan peserta pada 22–26 Agustus 2026.
Setelah tahap tersebut selesai, pendaftaran OMI Kabupaten/Kota dibuka dengan jadwal:
- Pendaftaran: 27 Agustus–2 September 2026
- Uji coba: 4–5 September 2026
- Pelaksanaan: 7–8 September 2026
- Pengumuman: 12 September 2026.
Dengan rentang waktu yang cukup singkat antara seleksi tingkat satuan pendidikan dan pendaftaran Kabupaten/Kota, madrasah perlu segera mempersiapkan peserta yang akan mewakili masing-masing bidang studi.
Siapa yang Bisa Mengikuti OMI 2026?
OMI Bidang Sains dilaksanakan untuk peserta didik pada jenjang MI/SD/sederajat, MTs/SMP/sederajat, dan MA/SMA/sederajat.
Sebelum mengikuti tingkat Kabupaten/Kota, peserta terlebih dahulu dipilih pada tingkat satuan pendidikan.
Juknis menetapkan bahwa OMI Satuan Pendidikan diikuti oleh siswa pada satuan pendidikan yang bersangkutan. Madrasah dapat melaksanakan seleksi khusus dan/atau menunjuk tiga siswa terbaik untuk masing-masing bidang studi berdasarkan prestasi akademik.
Selanjutnya, OMI Kabupaten/Kota diikuti oleh tiga siswa terbaik dari setiap satuan pendidikan untuk masing-masing bidang studi.
Bidang OMI 2026 Jenjang MI
Untuk jenjang MI/SD/sederajat, terdapat dua bidang sains yang dilombakan, yaitu:
- Matematika Terintegrasi
- IPAS Terintegrasi.
Dengan ketentuan tiga peserta terbaik per bidang, satuan pendidikan dapat mempersiapkan peserta terbaik sesuai bidang yang akan diikuti.
Bidang OMI 2026 Jenjang MTs
Untuk jenjang MTs/SMP/sederajat, terdapat tiga bidang yang dilombakan:
- Matematika Terintegrasi
- IPA Terintegrasi
- IPS Terintegrasi.
Madrasah dapat melakukan proses seleksi atau menggunakan prestasi akademik untuk menentukan siswa terbaik pada masing-masing bidang.
Bidang OMI 2026 Jenjang MA
Sementara untuk jenjang MA/SMA/sederajat, OMI Bidang Sains mencakup enam bidang, yakni:
- Matematika Terintegrasi
- Biologi Terintegrasi
- Fisika Terintegrasi
- Kimia Terintegrasi
- Ekonomi Terintegrasi
- Geografi Terintegrasi.
Pembagian bidang tersebut perlu menjadi perhatian satuan pendidikan saat menentukan peserta yang akan mewakili madrasah.
Bagaimana Cara Daftar OMI 2026?
Berdasarkan Juknis OMI 2026, pendaftaran peserta tingkat Kabupaten/Kota menggunakan aplikasi pendaftaran yang disiapkan oleh Komite OMI Nasional.
Dengan demikian, alur yang dapat dipahami dari juknis adalah:
- Madrasah menentukan peserta terbaik melalui seleksi khusus dan/atau berdasarkan prestasi akademik.
- Menetapkan maksimal tiga siswa terbaik pada masing-masing bidang studi untuk mengikuti OMI Kabupaten/Kota.
- Mendaftarkan peserta melalui aplikasi pendaftaran yang disiapkan Komite OMI Nasional.
- Pendaftaran dilakukan dalam periode 27 Agustus–2 September 2026.
- Peserta yang telah terdaftar mempersiapkan diri mengikuti uji coba pada 4–5 September 2026.
- Peserta mengikuti OMI Kabupaten/Kota pada 7–8 September 2026.
- Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 12 September 2026.
Perlu diperhatikan: Juknis yang menjadi dasar artikel ini menyebut penggunaan aplikasi yang disiapkan Komite OMI Nasional, tetapi pada bagian mekanisme pendaftaran yang tersedia tidak merinci langkah teknis seperti menu login, pengisian formulir, maupun dokumen yang harus diunggah satu per satu. Karena itu, tahapan teknis tersebut tidak sebaiknya ditambahkan sebelum terdapat petunjuk resmi lebih lanjut.
Persiapkan Perangkat untuk Pelaksanaan OMI
Setelah proses pendaftaran, peserta juga perlu mempersiapkan perangkat yang digunakan untuk mengikuti kompetisi.
Dalam Prosedur Operasi Standar OMI Bidang Sains disebutkan bahwa peserta menggunakan laptop atau PC yang memiliki kamera depan atau webcam dan mikrofon yang berfungsi dengan baik, serta mendapatkan koneksi internet yang baik. Peserta juga diwajibkan menggunakan komputer yang sudah terpasang aplikasi tes OMI.
Karena itu, madrasah sebaiknya tidak hanya berfokus pada proses pendaftaran, tetapi juga memastikan kesiapan perangkat dan peserta sebelum memasuki jadwal uji coba.
Tata Tertib yang Harus Diketahui Peserta
Pada saat pelaksanaan OMI, peserta wajib mematuhi sejumlah ketentuan. Beberapa di antaranya adalah:
- Hadir 30 menit sebelum pelaksanaan dimulai.
- Menyiapkan alat tulis secara mandiri.
- Mengenakan seragam madrasah dengan rapi.
- Membawa kartu peserta OMI.
- Tidak boleh digantikan oleh orang lain.
- Tidak menerima bantuan dari orang lain.
- Tidak menggunakan alat komunikasi maupun kalkulator.
- Tidak membawa buku, kamus, catatan maupun tabel.
Kepatuhan terhadap tata tertib menjadi bagian penting dalam menjaga integritas kompetisi.
Setelah Kabupaten/Kota, Peserta Terbaik Melaju ke Provinsi
Kompetisi tidak berhenti pada tingkat Kabupaten/Kota. Peserta terbaik akan melanjutkan perjuangan pada tingkat provinsi.
OMI Provinsi diikuti oleh tiga siswa terbaik hasil seleksi Kabupaten/Kota untuk masing-masing bidang studi. Kompetisi dilaksanakan secara serentak berbasis komputer pada titik lokasi yang ditetapkan Komite OMI Provinsi.
Tahapannya meliputi:
- 1–2 Oktober 2026: Uji coba OMI Provinsi
- 5–6 Oktober 2026: Pelaksanaan OMI Provinsi
- 10 Oktober 2026: Pengumuman hasil.
Peserta yang berhasil melewati tahapan tersebut kemudian berpeluang mengikuti OMI Nasional yang rangkaian kegiatannya berlangsung 8–12 November 2026.
Madrasah Perlu Segera Menentukan Peserta
Mengingat pendaftaran OMI Kabupaten/Kota dimulai pada 27 Agustus 2026, satuan pendidikan perlu segera menyelesaikan proses penentuan peserta.
Selain menentukan siswa berdasarkan kemampuan akademik, guru pembimbing juga perlu mulai menyesuaikan pembinaan dengan karakteristik OMI 2026. Soal bidang sains dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis serta menguji kemampuan peserta dalam menganalisis data, menginterpretasikan hasil eksperimen, memecahkan masalah kompleks dan menghasilkan solusi inovatif.
OMI 2026 diharapkan menjadi sarana berkembangnya bakat, minat dan keahlian siswa sekaligus membangun budaya kompetisi yang sehat, jujur dan berintegritas di lingkungan madrasah.
Catatan: Apabila terjadi perubahan jadwal OMI Bidang Sains maupun Bidang Riset, Juknis menyatakan perubahan tersebut akan diberitahukan kemudian.